Pengertian Relay

Belajar Elektronika Untuk Pemula | Belajar Listrik Dasar | Belajar Robot Untuk Pemula

Friday, April 3, 2015

Pengertian Relay

Relay adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi sebagai saklar. Namun bedanya dengan dengan saklar yang biasanya kita lihat adalah bahwa relay dapat mengendalikan banyak saklar dalam satu waktu. Metode pengaktifan saklarnya pun berbeda denga saklar biasa (mechanical switch), jika pada saklar biasa kita cukup menekan atau memencet tombol supaya rangkaian on atau off, maka pada relay perlu ada arus yang mengalir pada coil supaya saklar bisa berubah posisi, dari on menjadi off dan sebaliknya.

relay komponen elektronika
Sedikit saya jelaskan cara kerja relay disini. Pertama perlu kita tahu dulu komponen penyusun relay yaitu kumparan, kontak switch (pole), dan beberapa komponen tambahan seperti resistor dan lampu sebagai indikator relay sedang beroperasi. Fungsi coil atau kumparan pada relay adalah untuk menarik kontak switch sehingga keadaan saklar yang sebelumnya NO (normally open) menjadi NC (normally close)  dan sebaliknya.

Konsep kerja ini memanfaatkan sifat elektromagnetik pada kumparan. Sehingga ketika kedua ujung kumparan diberi sumber tegangan, maka kumparan akan menjadi magnet dan menarik switch. Sumber tegangan untuk koil bisa berupa sumber AC maupun DC teegantung dari spesifikasi yang tertera pada kemasan relay tersebut. 

Agar lebih mudah membayangkan cara kerja relay, sahabat bisa memperhatikan gambar dibawah ini. 

relay komponen elektronika
Pada relay dikenal beberapa istilah misalnya “pole”. Jumlah pole bisa dikatakan sebagai jumlah saklar yang dapat diaktifkan oleh coil yang ada didalamnya. Jadi jika ada relay dengan dua pole maka didalamnya terdapat dua saklar dan satu koil atau kumparan.

Selain itu seperti yang sudah disinggung diatas, ada juga istilah NO (normally open) dan NC (normally close). Normally open berarti dalam keadaan normal (kumparan tidak diberi tegangan/off) kontak dalam relay tersebut dalam keadaan terbuka (open) dan itu berarti rangkaian yang terhubung dengan relay juga menjadi terbuka. Sedangkan Normally Close adalah keadaan relay dimana ketika kumparan tidak diberi tegangan maka kontak dalam keadaan tertutup/on. Kedua keadaan ini akan berubah ketika kumparan relay diberi sumber tegangan.


Saya rasa sekian dulu untuk penjelasan mengenai pengertian relay, jika ada dari sahabat yang masih merasa mengganjal mengenai materi ini dapat sesegera mungkin ditanyakan melalui komentar dibawah. Terimakasih, selamat belajar dan berkarya.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Pengertian Relay
Ditulis Oleh Engineer Nusantara
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Pengertian Relay ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Post a Comment