Pengertian Isolator

Belajar Elektronika Untuk Pemula | Belajar Listrik Dasar | Belajar Robot Untuk Pemula

Saturday, April 4, 2015

Pengertian Isolator


Isolator listrik adalah bahan yang tidak bisa atau sulit menghantarkan listrik. Bahan isolator memiliki sedikit sekali electron bebas karena elektron valensinya terikat kuat pada atom-atomnya. Akibatnya akan sulit sekali terjadi arus listrik pada sebuah bahan isolator, karena sebuah bahan dikatakan dialiri arus ketika ada electron yang berpindah dari satu sisi kesisi yang lain.

Namun meskipun isolator sukar menghantarkan listrik, apabila isolator diberi tegangan besar sehingga menghasilkan energi listrik yang mampu mengatasi energi pengikat elektron, maka ele
pengertian isolator komponen elektronika
ktron valensi tersebut dapat terlepas menjadi elektron bebas. Dengan demikian isolator dapat mengalirkan arus listrik. Berdasarkan hal tersebut dapat di katakan bahwa dengan memberikan supplay tegangan yang cukup tinggi, suatu bahan isolator dapat berperan sebagai konduktor.

Pada suhu ruangan sebuah bahan isolator memang bersifat isolator. Namun lain halnya ketika suhu lingkungan mengalami kenaikan. Bahan isolator ini mampu berubah mnejadi bahan konduktor yang mampu mengalirkan arus listrik. Hal ini terjadi dikarenakan energy panas / kalor yang diserap oleh bahan isolator digunakan untuk melepaskan electron valensi menjadi electron bebas. Kasus ini mirip dengan bahan isolator yang diberi tegangan tinggi.

Pada sistem penyaluran dan pendistribusian listrik dari pembangkit listrik ke rumah-rumah penduduk, tegangan  listrik perlu ditinggikan terlebih dahulu untuk mengurangi rugi-rugi daya di sepanjang kabel transmisi. Ketika tegangan listrik dibuat tinggi, maka masalah isolasi harus lebih diperhatikankarena jika perhitunga tidak dilakukan dengan teliti maka akan berakibat fatal.

Isolator berguna pula sebagai penopang beban atau pemisah antara konduktor tanpa membuat adanya arus mengalir ke luar. Istilah ini juga dipergunakan untuk menamai alat yang digunakan untuk menyangga kabel transmisi listrik pada tiang listrik.

Dari uraian tersebut beberapa fungsi utama isolator adalah:
  1. Untuk menyekat/ megisolasi penghantar dengan tanah dan antara penghantar dan penghantar.
  2. Untuk memikul beban mekanis yang disebabkan oleh berat penghantar tetap (tidak berubah).
  3. Untuk menjaga jarak antara penghantar tetap.


Sesuai dengan fungsi dan penempatanya yang berada di ruang terbuka maka suatu isolator  harus mempunyai sifat:
  • Mempunyai tahanan jenis yang tinggi
  •  Memepunyai kekuatan mekanis yang tinggi
  • Sifat-sifat tersebut mampu bertahan meskipunkeadaan lingkungan berubah-ubah, seperti suhu udara, kontak dengan air, kelembaban, sinar matahari, dan polaritas listrik
  • Bila mengalami loncatan listrik( flash over ) tidak akan mmeninggalkan jejak (cacat).


Menurut bentukya isolator untuk saluran udara tegangan menegah dibedakan atas:
1. Isolator pin
Untuk pemasangan harus dilengkapi dengan kaki pin yang di sekrupkan pada suatu katup yang di cor pada bagian bawahnya. Digunakan pada tiang tumpu dan tiang sudut kecil.
2. Isolator gantung (suspension isolator)
Isolator gantung terdiri atas piring piringan isolator yang dapat saling berhubungan, jumlah piringan tergantung pada  kebutuhan isolator karena tegangannya. Digunakan untuk pemasangan pada sistem suspensi.
3. Isolator tarik  (strain isolator)
Digunakan untuk menahan gaya kawat dipasang pada tiang-tiang listrik.
4. Isolator batang panjang( long rod isolator)
Dipakai ditempat dimana tiang polusi akibat pengotoran udara karena debu dan garam banyak terjadi.
5. Isolator post saluran (line post isolator)
6. Isolator telur (egg isolator)
Digunakan untuk mengisolasikan kawat tambat logam bilamana tiang atau kawat tambat tidak cukup dibumikan.

Beberapa bahan, seperti kertas, kaca atau Teflon merupakan bahan isolator yang cukup baik. Namun  sebagai isolator kabel lebih sering menggunakan bahan sintetis atau buatan misalnya saja plastik dan karet. Bahan-bahan tersebut dipilih sebagai isolator kabel karena lebih mudah dibentuk / diproses sementara masih bisa menyumbat aliran listrik pada voltase menengah (ratusan, mungkin ribuan volt).

Sekian penjelasan menegenai pengertian isolator, semoga cukup jelas dan bisa membantu sahabat semuanya. Terimakasih sudah menyempatkan diri untuk membaca artikel ini, jangan lupa untuk membaca juga artikel elektronika lainya semoga bisa menambah wawasan sahabat sekalian. Sekian, selamat berkarya.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Pengertian Isolator
Ditulis Oleh Engineer Nusantara
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Pengertian Isolator ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Post a Comment