Sensor Cahaya menggunakan LDR

Belajar Elektronika Untuk Pemula | Belajar Listrik Dasar | Belajar Robot Untuk Pemula

Friday, March 20, 2015

Sensor Cahaya menggunakan LDR

Halo Engineer muda semuanya, kali ini kita akan membahas mengenai sensor cahaya. Sensor cahaya berarti komponen yang mampu merespon cahaya dan kemudian meneruskan informasi tentang cahaya tersebut untuk diolah menjadi output yang diinginkan. Namun dalam artikel kali ini fokus membahas  penggunaan LDR dan transistor sebagai sensor cahaya seperti pengalaman penulis.

Seperti telah dijelaskan dalam artikel macam-macam resistor, salah satu jenis resistor adalah LDR (light dependent resistor). Jadi resistor ini akan berubah resistansinya seirng dengan berubahnya intensitas cahaya yang mengenainya. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca artikel tentang macam-macam resistor.

Mungkin sahabat ada yang penasaran tentang kegunaan transistor yang saya sebutkan diatas. Mari kita bahas satu persatu:

  Light Depending Resistor ldr komponen elektronika
Light Depending Resistor (LDR)
Transistor sudah tercatat sejarah sebagai cikal bakal perkembangan teknologi digital. Karena kita tahu bahwa salah satu pemanfaatan dari transistor adalah sebagai switch (saklar). Dengan begitu berarti ketika transistor sedang beroperasi sebagai switch, hanya akan ada kondisi on atau off dan dengan kata lain 1 atau 0 (bilangan biner).

Nah , hubunganya dengan pembuatan sensor cahaya ini adalah bahwa informasi analog dari LDR akan mengatur trasnsitor kedalam keadaan 1 (on) atau 0 (off). Keadaan transistor inilah yang kemudian kita manfaatkan untuk diaplikasikan sebagai saklar otomatis, misalnya saja dapat kita aplikasikan dalam rangkaian portal otomatis.

Prinsip kerja dasar dari portal otomatis adalah sebagai berikut:

Pertama, sinar laser kita arahkan tepat mengenai permukaan LDR. Dalam kondisi ini maka LDR memiliki resistansi yang rendah. Keadaan ini akan membuat kaki basis transistor mendapatkan suplay voltase dibawah 0,7 volt. Akibatnya arus dari kolektor tertahan dan tidak ada arus yang mengalir menuju emitor. Dapat kita simpulkan ketika LDR dalam kondisi terang maka transistor berlogika 0 (off). Sehingga rangkaian listrik secara keseluruhan dalam keadaan terbuka.

transistor komponen elektronika
transistor
Namun ketika sebuah kendaraan melintas dan menutupi sinar laser tersebut, maka LDR dalam keadaan gelap. Akibatnya resistansi LDR meningkat dan hal ini akan memicu meningkatnya suplay voltase pada kaki basis transistor. Efek selanjutnya adalah akan ada arus yang mengalir dari collector menuju emitor, dan rangkaian keseluruhan dalam keadaan tertutup.  Sehingga motor akan bergerak dan mengendalikan gerakan palang portal untuk membuka atau menutup.



Begitulah sedikit penjelasan tentang aplikasi sensor cahaya dalam pembuatan portal otomatis. Unutk lebih lengkapnya sahabat bisa langsung mengunduh eksperimen yang saya tulis sendiri di academia.edu . Demikian semoga bermanfaat,dan jika ada pertanyaan bisa langsung sahabat tulis dikolom komentar dibawah ini. Terimakasih.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Sensor Cahaya menggunakan LDR
Ditulis Oleh Engineer Nusantara
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Sensor Cahaya menggunakan LDR ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Post a Comment