Jenis Dioda - Light Emitting Dioda (LED)

Belajar Elektronika Untuk Pemula | Belajar Listrik Dasar | Belajar Robot Untuk Pemula

Thursday, March 12, 2015

Jenis Dioda - Light Emitting Dioda (LED)

Light emitting diode jika kita terjemahkan berarti “Dioda yang memancarkan cahaya”. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bagaimana sifat dari diode jenis ini. Ya benar, Dioda jenis LED ini mampu memancarkan cahaya ketika dialiri arus  maju (forward bias diode) dan akan mati ketika diewati arus mundur (reverse bias diode).

LED Warna Putih
LED dipasaran dapat kita temukan dengan berbagai macam warna, mulai dari infrared (tidak terlihat mata), kuning, merah, hijau dan juga warna putih yang merupakan perpaduan antara ketiga warna tersebut. Dan untuk semua warna tersebut LED memilki symbol skematik yang sama didalam rangkaian listriknya. Tidak ada tanda khusus yang menandakan perbedaan warna LED ketika disimbolkan dalam gambar rangkaian, karena perbedaan antar warna hanya karena bahan penyusunya yang berbeda-beda.

Diode jenis LED terlihat sangat berbeda dari diode pada umumnya. Jika pada dioda biasa kita dapat dengan mudah mengetahui tanda kutub positif dan negatifnya, pada LED kedua kutub tersebut tidak diberi tanda secara eksplisit. Terus bagaimana kita bisa mengetahui mana bagian kutub positif dan kutub negative pada LED? 

Membedakan Anode dan Kathode pada LED 

Minimal ada 2 tanda yang berhasil kami identifikasi untuk menentukan polaritas kedua kaki LED, berikut penjelasanya: 

Jenis Dioda - Light Emitting Dioda (LED)
Anatomi LED

  1. Jika LED masih baru maka sahabat dapat dengan mudah mengamati kedua kaki LED. Kutub positif ditandai panjang kaki yang lebih panjang, dan selebihnya adalah kutub negative. Bagaimana ? Sangat mudah bukan. Namun bagaimana jika sahabat tidak menemukan perbedaan pada kedua kaki diode? Dan bagaimana ini bisa terjadi?          
  2. Jika LED yang sahabat pegang bekas, ada kemungkinan panjang kedua kakinya sama karena terpotong ataupun karena faktor lain. Dan sebagai solusinya sahabat engineer tetap bisa membedakan polaritas LED dengan mengamati bentuk lempengan yang terdapat didalam LED tersebut. Bagian lempeng yang lebih lebar adalah kutub negative, sedangkan lempeng yang lebih kecil dan terlihat seakan terdesak adalah polaritas positif.
  3. Jika kedua trik diatas masih belum bisa mengidentifikasi polaritas LED, maka langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan metode trial and error. Coba sahabat sambungkan masing-masing kaki LED dengan power supplay. Jika LED menyala maka polaritas LED sudah sesuai dengan polaritas catu daya yang dipasang. Namun jika LED mati, cobalah untuk menukar polaritas catu daya, dan seharusnya pada posisi ini lampu LED menyala. 
  4. Dan terakhir, jika setelah polaritas catu daya ditukar dan LED masih belum juga menyala, maka sahabat dapat langsung mengambil TOA dan mengumumkan berita duka… :) :) :)

Semua trik diatas dapat anda lakukan dengan mudah, namun bagaimana jika sahabat ingin terlihat lebih hebat dan lebih bermodal sebagai seorang Engineer Elektro. Caranya mudah, sahabat dapat melakukan pengecekan polaritas menggunakan multitester. Untuk lebih jelasnya silahkan sahabat baca tulisan Karakteristik Dioda (Artikel insya Allah menyusul). 

Perhatikan!
Jika sahabat menggunakan LED, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Diantaranya jangan sembarangan memasang LED pada suatu rangkaian elektronika. Karena jika tidak teliti dan tidak berhati-hati, maka filament tipis yang terdapat didalam LED bisa terbakar karena besarnya arus yang mnegalir melewatinya. Dan beberapa karaketristik LED dapat sahabat telaah pada tulisan kami yang berjudul Karakteristik LED yang Harus Anda ketahui (Artikel insya Allah menyusul).

Mungkin cukup sekian artikel mengenai Light Emitting Diode (LED), semoga bisa memberikan tambahan wawasan kepada Sahabat Engineer semuanya. Terimakasih.

Selamat berkarya, Salam Engineer Muda Indonesia!
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Jenis Dioda - Light Emitting Dioda (LED)
Ditulis Oleh Mohamad Nur Fauzan
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Jenis Dioda - Light Emitting Dioda (LED) ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Post a Comment